Pelatihan Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Living Values Education Bagi Guru Pendidikan Pancasila Tingkat SMA/SMK Di Wilayah Pemalang

  • Suprayogi Suprayogi Universitas Negeri Semarang
  • Noorochmat Isdaryanto Universitas Negeri Semarang
  • Eni Rahmawati Universitas Negeri Semarang
  • Giri Harto Wiratomo Universitas Negeri Semarang

Abstract

Model Pembelajaran Kontekstual berbasis Living Values Education dalam pembiasaan diimplementasikan melalui pengembangan nilai-nilai kehidupan yang meliputi nilai kedamaian, rasa hormat, cinta, tanggung jawab, kebahagiaan, kerja sama, kejujuran, kerendahan hati, toleransi, kesederhanaan, kebebasan, dan persatuan sesuai dengan nilai-nilai luhur budaya sekolah. Integrasi Living Values Education dalam pembiasaan sekolah dilakukan dalam beberapa tahap. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: (a) nilai-nilai yang hidup dan perilaku yang diharapkan ditetapkan dan dirumuskan secara jelas agar mudah dipahami; (b) pengajaran nilai-nilai yang hidup dan perilaku yang diharapkan dalam konteks nyata di dalam kelas, di luar kelas, dan di sekitar lingkungan sekolah; (c) perilaku yang pantas diberi penghargaan secara teratur; (d) koreksi proaktif terhadap perilaku menyimpangdengan prosedur yang jelas; dan (e) penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis Living Values Education dengan menggunakan prinsip keteladanan, koreksi, penghargaan, dan penegakan. Penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis  Living Values Education dalam pembiasaan sekolah berpengaruh positif terhadap guru pendidikan Pancasila yang nantinya berdampak signifikan terhadap perkembangan karakter siswa. Dengan demikian, program pembiasaan di sekolah dapat mengintegrasikan model pembelajaran kontekstual berbasis Living Values Education baik dari aspek nilai-nilai dasar penghidupan maupun kegiatan pengembangannya. Luaran dari pengabdian ini adalah publikasi di jurnal nasional dan berita pada media massa cetak/elektronik.

References

[1] Lickona, T. (1992). Educating For Character How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York–Toronto–London–Sydney–Auckland: Bantam Books.
[2] Megawangi, R. (2004). Pendidikan Karakter (Solusi Yang Tepat Untuk Membangun Karakter Bangsa). Jakarta: Indonesia Heritage Foundation.
[3] Wonohadjidjojo (2004). Principle of Eff ective Character Education.Teaching to Transform Life (ACSI). TC Record. Retrieved 3/20/2011, from http://educating. blogs.friendster.com.
[4] Komalasari, K & Sapriya. (2016). Living Values Education in Teaching Materials to Develop Students’ Civic Disposition. The New Educational Review, 44(1), 107-121
[5] Saripudin, D & Komalasari, K. (2015). Living Values Education in School Habituation Program and Its Effect on Student Character Development. The New Educational Review, 39 (1), 51-62
[6] Tillman, D. (2004). Living Values: Avtivities for Children Aged 8 – 14. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
[7] Saripudin, D. (2010). Interpretasi Sosiologis dalam Pendidikan. Bandung: Karya Putra Darwati.
[8] Komalasari, K. (2012). Th e Living Values-Based Contextual Learning to Develop the Students’ Character. Journal of Social Sciences, Vol. 8, No. 2, 246 – 251
Published
2023-11-21
How to Cite
SUPRAYOGI, Suprayogi et al. Pelatihan Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Living Values Education Bagi Guru Pendidikan Pancasila Tingkat SMA/SMK Di Wilayah Pemalang. Mau`izhah : Jurnal Kajian Keislaman, [S.l.], v. 13, n. 2, p. 146-151, nov. 2023. ISSN 2654-5055. Available at: <http://ojs.stit-syekhburhanuddin.ac.id/index.php/mauizhah/article/view/144>. Date accessed: 28 feb. 2024. doi: https://doi.org/10.55936/mau`izhah.v13i2.144.